Featured Post Title 1
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt...
Featured Post Title 2
Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt...
Featured Post Title 3
Integer tellus metus, placerat ac lacinia sed, commodo ut lorem. Suspendisse eleifend massa eget elit pellentesque...
Featured Post Title 4
Etiam tincidunt lobortis massa et tincidunt. Vivamus commodo feugiat turpis, in pulvinar felis elementum vel...
Tampilkan postingan dengan label DEATH METAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DEATH METAL. Tampilkan semua postingan
Minggu, 20 Mei 2012
Selasa, 08 Mei 2012
Lirik Cannibal Corpse - Scourge Of Iron
Genre : Death Metal
Hometown : Buffallo, New York, Amerika Serikat
Line Up :
- George Fisher - vocals
- Pat O'Brien - guitar
- Rob Barrett - guitar
- Alex Webster - bass
- Paul Mazurkiewicz - drums
Scourge Of Iron
In thrall to the evil lord
A procession of the damned
Sweating blood to serve the beast
Desolation of their souls
They slave in fire
Whips of Hades at their backs
The Scourge of Iron
Hell's eternal pact
Lash them
Rip their skin
Scourge of Iron
Rending flesh
On earth they lived by force
Now the villains march in chains
Men of violence doomed in death
Their reward for a life of sin
They slave for eons
There will be no relief
Mere pawns of evil
Used and then enslaved
Lash them
Rip their skin
Scourge of Iron
Rending flesh
Lash
Rip their skin
Scourge of Iron
Rending flesh
Demonic sadists
Flay the damned with steel
The whip strips flesh
Torments beyond the material world
skinless, bleeding
Robbed of pride and power
In the grip of the infernal
And the evil will not die
Iron whip will be relentless
And the pain will never end
Solo: O'Brien
Lash them
Rip their skin
Scourge of Iron
Rending flesh
Lash
Rip their skin
Scourge of Iron
Rending flesh
Lirik Cannibal Corpse - Sarcophagic Frenzy
Genre : Death Metal
Hometown : Buffallo, New York, Amerika Serikat
Line Up :
- George Fisher - vocals
- Pat O'Brien - guitar
- Rob Barrett - guitar
- Alex Webster - bass
- Paul Mazurkiewicz - drums
Sarcophagic Frenzy
Here they come
No chance of stopping them now
Trudging forward
On a quest - for human flesh
Panic is a catalyst
They crave limbs - to rip and twist
Now soon to be within - their grasp
Run - the chase begins
Terror - they're closing in
Must attempt to refrain from defeat
Done - fallen to the ground
Clawing - disturbing sounds
Can't escape the gnashing of their teeth
Tearing off the outer skin to invade the inside
Sanguinary mastication now the pain is increased
Slashing of the arteries, completely defiled
Bleeding out and soon to rot - carrion feast
They cannot stop the craving for more blood!!! [2x]
Attacking with no sign of remorse
Nothing can stop this showing of force
A virulent onslaught - rotten, decayed
As they continue to feed on the corpse
[Solo: Barrett]
Attacking with no sign of remorse
Nothing can stop this showing of force
A virulent onslaught - rotten, decayed
As they continue to feed on the corpse
Onward - to feed
Never will the cycle end
Only bones are left behind
Cannot stop this craving for more blood!!! [2x]
Lirik Cannibal Corpse - Demented Aggression
Genre : Death Metal
Hometown : Buffallo, New York, Amerika Serikat
Line Up :
- George Fisher - vocals
- Pat O'Brien - guitar
- Rob Barrett - guitar
- Alex Webster - bass
- Paul Mazurkiewicz - drums
Demented Aggression
Pain is my reward from psychotic tendencies
Pain I give to you
Pain relentlessly
Torturing has reached a level no one's ever seen
Suffer for your life
Rabid force extreme
Rage is my obsession driven by my cruelty
Rage is my release
Rage relentlessly
Ravaging continues through my scattered lunacy
Malice for your life
Rapid force extreme
Demented aggression
Hate is the reason I embrace these fantasies
Hate engulfs my mind
Hate relentlessly
With pain and rage and hatred relentlessly
With pain
Rage and hate
Beatings come faster
Beatings last longer
With pain
Rage and hate
Beatings are forever
I don't think you'll live [2x]
Don't think you'll live
Don't think you'll live
I don't think you'll live
Pain is my reward from psychotic tendencies
Rage is my release
Hate relentlessly
With pain and rage and hatred relentlessly
With pain
Rage and hate
Torture coming faster
Torture lasting longer
With pain
Rage and hate
Torture is forever
I don't think you'll live [2x]
Don't think you'll live
Don't think you'll live
I don't think you'll live
Left as a pummeled mound of waste
Rot and decay under the sun
[Solo: O'Brien]
With pain
Rage and hate
Suffering is faster
Suffering is longer
With pain
Rage and hate
Suffering is forever
I don't think you'll live [2x]
Cannibal Corpse Akan Datang Ke Indonesia
Band death metal dengan penjualan album terlaris di Amerika Serikat dan nomor dua di seluruh dunia, Cannibal Corpse dikabarkan akan menginjakan kakinya ke negara kita tercinta ini pada bulan oktober 2012.
Berita ini berhembus ketika pada event Hammersonic Festival pada akhir bulan april lalu ada cuplikan video Cannibal Corpse tentang kedatangan ke Indonesia.
Berita ini diperkuat dengan statement pihak Hammersonic Festival di twitter yang mengatakan, mereka akan memboyong Cannibal Corpse pada bulan oktober tahun ini di event Hammersonic Fesitval part II.
Namun belum jelas kapan dan dimana tepatnya mereka akan menggelar tournya di Indonesia, tetapi dipastikan juga kedatangan mereka nanti akan mendukung sejumlah rangkaian tour CANNIBAL CORPSE untuk mendongkrak penjualan album “Torture” yang baru mereka rilis bulan Maret lalu.
Semoga berjalan lancar, dan metalheads Indonesia akan disuguhkan band yang disebut-sebut tetuanya death metal, yeahh Cannibal Corpse Rules!
source
Sabtu, 21 April 2012
6 Hal Menarik Tentang Aliran Death Metal Yang Wajib Diketahui Penggemarnya
Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang
berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya
adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar
rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas
dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt
dipopuler kan pada akhir 80an ) atau geraman maut (death growl dipopuler
kan pada akhir 80an )dengan suara tenggorokkan (guttural/gurgle)".
Berikut ini adalah beberapa fakta unik mengenai Death Metal :
1. Musik Death Metal Sangat Rumit
Meskipun suara - suara parau dan gitar yang kasar kadang - kadang menganggu pendengaran kita (terutama bagi mereka yg hanya terbiasa dengan musik lembut), suara - suara tadi lebih dari sekedar kebisingan idiot. Ada melodi, pola, dan komplektisitas untuk disadari dan dihargai jika kita punya cukup banyak waktu. Mungkin hal ini akan sedikit menyentil para pecinta fanatik musik melayu tanah air.
2. Tekhnik Bermusik yang Tinggi
Ketika seseorang dengan background musik dasar dapat secara instan belajar main musik pop, untuk mempelajari musik Death Metal dibutuhkan waktu yg lebih lama. Sebagai bandingannya, mungkin membutuhkan watu yang sama untuk belajar main Death Metal dengan belajar musik klasik atau Jazz. Bandingannya, lihatlah solo dari Siksa Kubur dan Kangen Band. Bandingkan, maka akan sangat terlihat perbedaanya.
Untuk instrumen perkusif, permainan drum pada Death Metal adalah sangat teknikal dan presisi. Dibutuhkan waktu bertahun2 bagi seorang drummer Death Metal untuk mencapai skill yang memadai untuk memainkan pola rhythm yg sedemikian kompleks pada tempo yang kedengaran mustahil. Sebagian besar elemen perkusi pada musik yang populer (dengan perkecualian musik Jazz) sangat simpel dan kadang - kadang hanya merupakan musik elektronik yg bukan dimainkan oleh musisi "betulan". Inilah yang dijual ke publik. Untuk mereka yg lebih tertarik dengan skill, Jazz dan Death Metal menawarkan suguhan yang lebih menarik untuk menikmati bakat gitar dan drum.
3. Aksi Panggung Yang Eksploratif
Lihatlah bagaimana para musisi Death Metal yg memainkan instrumen secara eksploratif. Jika anda mencoba memainkannya sendiri, anda akan menyadari bahwa musisi Death Metal adalah musisi - musisi yang sangat berbakat. Mempelajarinya membutuhkan latihan dan dedikasi, yang menghapus stereotipe bahwa para MetalHead adalah oran - orang yang malas. Anda mungkin juga akan terkesan betapa energiknya para anak - anak Death Metal. Jangan harap ada Death Metal di acara - acara seperti Dahsy*t, HipHipHu*a, Derin*s, dan sebagainya.
4. Jarangnya Plagiarisme
Di Death Metal, hampir setiap musisi selalu menulis musik mereka sendiri. Termasuk riff, drum, solo, dan liriknya. Menulis musik anda sendiri membuktikan dimensi lain dari kepiawaian instrumental seorang musisi, menjadikan musik lebih personal dan tidak ‘pasaran’. Jarang Ditemui kasus Plagiatisme atau saling mengklaim lagu Death Metal.
5. Lirik Death Metal Kebanyakan Fiksional
Jangan lihat musiknya dari konteks atau subyek pribadi. Kebanyakan lirik di Death Metal adalah fiksi dan tidak untuk diikuti. Jadi jangan menganggap apa yang anda dengar di musik Death Metal adalah serius. Lirik - lirik itu hanyalah penumpahan emosi seorang musisi pada lagunya. Mungkin liriknya terdengar tidak sopan dan sadis, tentang zombie, pembunuh berantai, atau bunuh diri. Tapi hal - hal tersebut adalah kenyataan yangg tak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Jadi apakah salah bagi seorang musisi death metal untuk merekam kejadian - kejadian tersebut secara fiksional menjadi sebuah lagu? Sebenarnya banyak juga musisi Death Metal yang mengambil tema dari cerita rakyat, atau masalah agama dan sejarah.
6. Death Metal Mempunyai Banyak Sub-Genre
Tidak semua death metal sama. Genre ini mencangkup banyak sub-genre yang kadang - kadang bercampur satu sama lain. Hasilnya, sulit untuk mendeskripsikan satu band dengan satu sub-genre saja. Berikut daftar umum untuk sub-genre death metal :
Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13285173
1. Musik Death Metal Sangat Rumit
Meskipun suara - suara parau dan gitar yang kasar kadang - kadang menganggu pendengaran kita (terutama bagi mereka yg hanya terbiasa dengan musik lembut), suara - suara tadi lebih dari sekedar kebisingan idiot. Ada melodi, pola, dan komplektisitas untuk disadari dan dihargai jika kita punya cukup banyak waktu. Mungkin hal ini akan sedikit menyentil para pecinta fanatik musik melayu tanah air.
2. Tekhnik Bermusik yang Tinggi
Ketika seseorang dengan background musik dasar dapat secara instan belajar main musik pop, untuk mempelajari musik Death Metal dibutuhkan waktu yg lebih lama. Sebagai bandingannya, mungkin membutuhkan watu yang sama untuk belajar main Death Metal dengan belajar musik klasik atau Jazz. Bandingannya, lihatlah solo dari Siksa Kubur dan Kangen Band. Bandingkan, maka akan sangat terlihat perbedaanya.
Untuk instrumen perkusif, permainan drum pada Death Metal adalah sangat teknikal dan presisi. Dibutuhkan waktu bertahun2 bagi seorang drummer Death Metal untuk mencapai skill yang memadai untuk memainkan pola rhythm yg sedemikian kompleks pada tempo yang kedengaran mustahil. Sebagian besar elemen perkusi pada musik yang populer (dengan perkecualian musik Jazz) sangat simpel dan kadang - kadang hanya merupakan musik elektronik yg bukan dimainkan oleh musisi "betulan". Inilah yang dijual ke publik. Untuk mereka yg lebih tertarik dengan skill, Jazz dan Death Metal menawarkan suguhan yang lebih menarik untuk menikmati bakat gitar dan drum.
3. Aksi Panggung Yang Eksploratif
Lihatlah bagaimana para musisi Death Metal yg memainkan instrumen secara eksploratif. Jika anda mencoba memainkannya sendiri, anda akan menyadari bahwa musisi Death Metal adalah musisi - musisi yang sangat berbakat. Mempelajarinya membutuhkan latihan dan dedikasi, yang menghapus stereotipe bahwa para MetalHead adalah oran - orang yang malas. Anda mungkin juga akan terkesan betapa energiknya para anak - anak Death Metal. Jangan harap ada Death Metal di acara - acara seperti Dahsy*t, HipHipHu*a, Derin*s, dan sebagainya.
4. Jarangnya Plagiarisme
Di Death Metal, hampir setiap musisi selalu menulis musik mereka sendiri. Termasuk riff, drum, solo, dan liriknya. Menulis musik anda sendiri membuktikan dimensi lain dari kepiawaian instrumental seorang musisi, menjadikan musik lebih personal dan tidak ‘pasaran’. Jarang Ditemui kasus Plagiatisme atau saling mengklaim lagu Death Metal.
5. Lirik Death Metal Kebanyakan Fiksional
Jangan lihat musiknya dari konteks atau subyek pribadi. Kebanyakan lirik di Death Metal adalah fiksi dan tidak untuk diikuti. Jadi jangan menganggap apa yang anda dengar di musik Death Metal adalah serius. Lirik - lirik itu hanyalah penumpahan emosi seorang musisi pada lagunya. Mungkin liriknya terdengar tidak sopan dan sadis, tentang zombie, pembunuh berantai, atau bunuh diri. Tapi hal - hal tersebut adalah kenyataan yangg tak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Jadi apakah salah bagi seorang musisi death metal untuk merekam kejadian - kejadian tersebut secara fiksional menjadi sebuah lagu? Sebenarnya banyak juga musisi Death Metal yang mengambil tema dari cerita rakyat, atau masalah agama dan sejarah.
6. Death Metal Mempunyai Banyak Sub-Genre
Tidak semua death metal sama. Genre ini mencangkup banyak sub-genre yang kadang - kadang bercampur satu sama lain. Hasilnya, sulit untuk mendeskripsikan satu band dengan satu sub-genre saja. Berikut daftar umum untuk sub-genre death metal :
- Blackened – Mengadopsi tema dan elemen musik black metal. Contoh : Behemoth
- Brutal – Contoh : Spawn of Possesion, Suffocation, Deicide, Dying Fetus, Obituary, Cannibal Corpse
- Doom – Tempo yg lebih pelan, atmosfer melankolis, growl yg lebih dalam, dan drum dobel pedal. Contoh : Autopsy, Sepultura
- Deathcore – Drum cepat, gitar down tune, tremolo picking, scream, growl, riff melodik dan breakdown. Contoh All Shall Perish, Job for A Cowboy, God Forbid
- Grind – Intense, musik singkat, vokal menjerit lebih menonjol. Contoh : Carcass
- Jazz fusion – Contoh : Atheist, Cynic
- Melodic – Harmoni gitar dan melodi dengan vokal tingi. Contoh : Arch Enemy, At The Gates, Soilwork, In Flames, Amon Amarth, Children of Bodom
- Symphonic – Contoh : Nightfall, Eternal Tears of Sorrow
- Technical/Progressive – Struktur lagu dinamis, time signature, harmoni, dan melodinya tidak umum. Contoh : Nile, Necrophagist, Death
Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13285173
Jumat, 10 Februari 2012
Rotten Sound - Cycles 2008

Band Name - Rotten Sound
Album Title - Cycles
Release Year - 2008
Release Labels - Spinefarm Records
Genre - Grindcore/Death Metal
Band From - Vaasa, Finland
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front - Back - Inlay Cover
Website
Line Up:
Keijo Niinimaa - Vocals
Mika Aalto - Guitar
Toni Pihlaja - Bass
Sami Latva - Drums
Credit Track :
Lead guitars in songs "Blind", "Deceit" and "Decimate" by Juha Yli-Koski.
Guest vocals in songs "Praise the Lord", "Corporation" and "Deceit" by
Spellgoth.
Cello in the song "Trust" arranged and performed by Ilari Autio.
All lyrics written by Keijo Niinimaa.
Produced by Rotten Sound, co-produced and engineered by Janne Saksa.
Cover artwork by Thomas Boutet
01 The Effects
02 Praise the Lord
03 Blind
04 Units
05 Corponation
06 Colonies
07 Poor
08 Days to Kill
09 Deceit
10 Caste System
11 Alternews
12 Simplicity
13 Enigma
14 Decimate
15 Victims
16 Sold Out
17 Feet First
18 Trust
- Download -
Album Title - Cycles
Release Year - 2008
Release Labels - Spinefarm Records
Genre - Grindcore/Death Metal
Band From - Vaasa, Finland
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front - Back - Inlay Cover
Website
Line Up:
Keijo Niinimaa - Vocals
Mika Aalto - Guitar
Toni Pihlaja - Bass
Sami Latva - Drums
Credit Track :
Lead guitars in songs "Blind", "Deceit" and "Decimate" by Juha Yli-Koski.
Guest vocals in songs "Praise the Lord", "Corporation" and "Deceit" by
Spellgoth.
Cello in the song "Trust" arranged and performed by Ilari Autio.
All lyrics written by Keijo Niinimaa.
Produced by Rotten Sound, co-produced and engineered by Janne Saksa.
Cover artwork by Thomas Boutet
01 The Effects
02 Praise the Lord
03 Blind
04 Units
05 Corponation
06 Colonies
07 Poor
08 Days to Kill
09 Deceit
10 Caste System
11 Alternews
12 Simplicity
13 Enigma
14 Decimate
15 Victims
16 Sold Out
17 Feet First
18 Trust
- Download -


Minggu, 22 Januari 2012
Abiotic Post Video Baru “Vermosapien”

Florida death metal band Abiotic post video varu untuk lagu mereka “Vermosapien” yang di ambil dari album EP “A Universal Plague.” Lihat video mereka di bawah ini dan berikan pendapat anda.
Kamis, 19 Januari 2012
Parau - New single album 2012
Band : Parau
Genre : Death Metal
Origin : Denpasar, Indonesia
Year : 2012
Song : Torture without Reprive
Myspace : PARAU
Resep Metal racikan Parau bisa dikategorikan cukup spesifik :
penulisan lirik yang peka dan cerdas, berpondasi pada “Tri Hita Karana” (
hubungan horizontal antar sesama manusia, manusia dengan alam ; serta
vertikal antara manusia dengan Sang Pencipta ).
Dalam penciptaan lagu dan aksinya diatas panggung Parau banyak menyuarakan pesan – pesan moral, kepedulian terhadap kehidupan sosial manusia dan lingkungan hidup. Peka terhadap realita situasi dan kondisi roda kehidupan manusia di dunia merupakan bahan utama bagi Parau dalam penciptaan lagu sebagai respon kepedulian terhadap jalannya kehidupan.
Dalam penciptaan lagu dan aksinya diatas panggung Parau banyak menyuarakan pesan – pesan moral, kepedulian terhadap kehidupan sosial manusia dan lingkungan hidup. Peka terhadap realita situasi dan kondisi roda kehidupan manusia di dunia merupakan bahan utama bagi Parau dalam penciptaan lagu sebagai respon kepedulian terhadap jalannya kehidupan.
- Track List -
1. Torture Without Reprive
Senin, 16 Januari 2012
DECEMBER DISASTER

FORMED ON 03 DECEMBER 2009
THE FIRST TIME FORMATIONOF DECEMBER DISASTER GENRE'S IS METAL CORE
AND AFTER CHANGE ONE PERSONNEL ON GUITARS, THE SWITCH SHALL TAKE LARGE EFFECT FOR DECEMBER DISASTER
DECEMBER DISASTER ANY CHANGE ALL MATERIALS, CONCEPTS, AND GENRE:
PROGRESSIVE DEATH METAL
\m/
Genre:
Progressive Death Metal
Anggota
Vocal: Petek / Reihard
Guitar: Itong / Herad
Drum : Thomas / dois
http://www.facebook.com/profile.php?id=100001547768354&ref=ts
Bass: Bengek / Laurensius
http://www.facebook.com/profile.php?id=1710412300&ref=ts
Guitar II: Dimaz
http://www.facebook.com/profile.php?id=100000781830469
Kota Asal
Surabaya,Jatim,Indonesia.
Lokasi Sekarang
Surabaya,Jatim,Indonesia.
Pengaruh
Obscura, Necrophagist, Auticed, Killharmonic, Symphonic X, Dream Theater, The Faceless, Hiroshima Will Burn, Trigger The Bloodshed, Demented Heart, Dead Squad, AND MANY MORE
Situs Web
http://www.myspace.com/decemberdisasterm...
http://www.reverbnation.com/decemberdisaster...
Agen Pemesanan
Bengex (085648022590)
Berikut sample lagu dari Mereka
Minggu, 08 Januari 2012
Obscenity Menandatangani Kontrak Dengan Apostasy Records
Obscenity band death metal asal Jerman telah menandatangani kesepakatan kontrak dengan Apostasy Records. Band ini sedang mempersiapkan materi baru untuk memasuki Studio Soundlodge di Rhauderfehn, Jerman untuk mulai merekam album kedelapan mereka, yang sementara diberi judul "Atrophied In Anguish", untuk rilis pada bulan Juni.
Obscenity tahun lalu mengumumkan penambahan bassis Jorg Pirch (ex-Tears kerusakan) dan gitaris Christoph Weerts (ex-ASSASINATED) untuk pada kelompok mereka. Sascha Knust (ex - THE AWAKENING, SETHNEFER) juga ikut bergabung dalam band asal Jerman ini.
Obscenity pada tahun 2010 direkrut Tampa, Florida asli Jeff Rudes sebagai penyanyi baru.
Album ketujuh Obscenity "Where Sinners Bleed", dirilis pada tahun 2006 melalui Armageddon Music. Tindak lanjut untuk "Cold Blooded Murder" tahun 2002 tercatat besar dalam Soundlodge studio di Rhauderfehn, Jerman.
Obscenity sebelumnya menandatangani kontrak dengan Morbid Records, yang mengeluarkan empat album, yang diakhiri dengan album "Cold Blooded Murder".
Langganan:
Postingan (Atom)











