LINE UP
Errorbrain
Power Punk
Raja Singa
Pemberontak
Distress
Opium
Jari Tengah
Dismurder
Insulted
Fearless Of Death
Comedian Hide Clown
Desire
Barbar
Kolera
Deth Krokodil
Gaza
TIKET
Presale Rp 15.000
On The Spot Rp 25.000
TICKET BOX
Aesthetic, Jl. Kolonel Masturi 182C cimahi
Sufferage, Komplek Puri Cipageran Indah 1 C No. 64 / 087824775155
Pieces Cimahi, Jl. Cihanjuang No. 94 Cimahi
Serak Inc, Jl. Suci No.144 Depan SMU YAS Bandung / 087823016662
Bedog Cepot, Jl. A.H Nasution No. 102a Bandung
Caheum Hell Park, Jl.Antapani No. 44 Belakang Terminal Cicaheum
Dark Castle, Parahyangan Plaza Lt.3 Bandung
Rock N Rebel, Parahyangan Plaza Lt.2 Bandung
Untuk
apa mencari lagu band-band cadas di lur negeri kalu kita di Indonesia
punya band yang jauh lebih baik dan juga berbahaya asli orang Indonesia
karya anak negeri.
Mereka datang bukan untuk terkenal/kondang seperti artis-artis di Tv ,
mereka datang untuk kita semua karena kita satu di Indonesia ngeri yang
hidup dari perjuangan yang sangat panjang dan juga kaya budaya…
Inilah RAJASINGA yang datang untuk bangsa Indonesia dengan musik yang
mereka usung , yaitu METAL.Kalu di lihat dari mereka bermusik mereka
memang KURANGAJAR dan kaya akan skill bermusik .
Rajasinga berawal dari sebuah “joke”. Sebenarnya tidak pernah
diniatkan untuk serius, atau bermimpi jadi musisi kondang. Tercetus di
pertengahan tahun 2004, dengan semangat untuk membuat band keras dan
cepat. Setelah bergonta-ganti personil, hingga pada akhirnya mentok di
Morrg (vokal, bass), Biman (Vokal, gitar), Revan (Drum, dan
kadang-kadang bernyanyi).
Rajasinga terbentuk dari orang-orang yang over dosis oleh musik Heavy
Metal dan Rock. Maksud sebenarnya ingin bikin band seperti ROTOR, tapi
ternyata skill tidak kesampaian. Yasudah, mainkan musik yang bisa
dimainkan sajalah…
Ditahun 2006, Rajasinga mengeluarkan rekaman Live-Demo. Dari album
cd-r berkover potokopi inilah semuanya bermulai. Kemudian ditahun 2007
merilis album resmi pertama bertajuk “PANDORA” dibawah bendera Strain
Eyes Productions. Album ini disambut dengan “Spreading the Plague Tour
2007″ (Singapura-Malaysia-Thailand). Kemudian, dilanjutkan dengan “Babat
Tanah Leluhur Tour 2008″ (Jawa-Bali). Tercatat 1000 kopi CD telah
terjual.
2009, Rajasinga kembali merilis album Live bertajuk “NEVERGRIND”.
Album ini didistribusikan sebanyak 100 kopi pada saat manggung, dan
melalui download dari internet, sebagai album digital.
Ditahun 2011, Rajasinga membakar obor berikutnya untuk album kedua
bertajuk “RAJAGNARUK”. Dialbum ini Rajasinga lebih banyak melakukan
eksperimentasi dari penyusunan materi, aransemen, sound, syair, dan
packaging. Terdapat 14 trek lagu yang bermuatan musik cepat dengan syair
yang tidak bersahabat. “Kami selalu menulis musik yang ideal, tanpa
harus idealis”
Mereka juga mengadakan tour ke luar negeri untuk launcing album baru di Negara Tetangga RAJAGNARUK Malaysia promo tour 2011 (19-25 may 2011)
20 may – Moe’s Studio, Kota Kinabalu, Sabah (eo: Cognoscere Recs)
21 may – Borneo Grindfest, RAZZMATAZZ, Kota Kinabalu, Sabah (eo: Cognoscere Recs)
22 may – RAJAGNARUK Release Party, MyEvo, Ampang, Kuala Lumpur (eo: Ricecooker Shop, Skullitica, PissArt Recs, Pure Minds Recs)
Bagaimana dengan anda sendiri karya anak bangsa lebih cadass dan
garang mereka mampu memanjakan kuping-kuping metalhead
se-Indonesia..Tengok sedikit karya mereka dengan membeli CD asli
RAJASINGA di toko-toko resmi.